
Saat ini, di berbagai kawasan perkotaan banyak kita jumpai banyak terdapat rumah kos-kosan yang menyewakan tiap kamar bagi yang membutuhkan tempat untuk beristirahat. Sebagian rumah kos-kosan ini berlokasi cukup strategis, baik dekat dengan area kampus, dekat dengan kawasan perkantoran maupun area pusat perbelanjaan. Sehingga, bagi beberapa kalangan melihat hal ini sebagai salah satu peluang.
Bisnis kos-kosan di kawasan kota-kota besar seperti didapati karena banyaknya warga yang menjadi pendatang. Menyebabkan kebutuhan tempat tinggal di daerah perantauan menjadi tinggi, dan untuk memenuhi hal tersebut kos-kosan ataupun kontrakan menjadi salah satu pilihan.
Dari berbagai hal, dapat dikatakan bisnis atau usaha rumah kos kosan ini begitu menggiurkan serta menguntungkan. Karena dapat menghasilkan sebuah penghasilan rutin tiap bulannya atau passive income bagi sang pelaku bisnis. Selain itu, bisnis ini dapat dikatakan tidak begitu ribet dan dapat dijalankan oleh siapapun. Yang mengundang berbagai kalangan meminati dan menekuni salah satu bisnis ini.
Bukan hanya investor yang sudah mahir dalam berinvestasi properti saja yang yang membangun rumah kos-kosan, tetapi banyak dijumpai warga yang memiliki rumah yang letaknya strategis, dekat dengan kampus atau ruko perkantoran, mereka merubah tempat tinggalnya menjadi sebuah rumah kos-kosan demi menghasilkan sebuah tambahan penghasilan. Tak khayal, menjadikan bisnis ini mulai dilirik banyak orang.
Namun selain terdapat beberapa kelebihan pada bisnis atau usaha rumah kos kosan ini, juga pastinya terdapat kekurangan juga di dalamnya. Mari kita simak ulasan berikut ini.
Kelebihan Bisnis Rumah Kos Kosan
- Rumah Kos Memiliki Tingkat Permintaan Yang Tinggi
Permintaan yang tinggi ini disebabkan oleh beberapa faktor yang membuat rumah kos menjadi pilihan yang populer bagi banyak orang. Pertama, dengan semakin bertambahnya populasi dan urbanisasi, kebutuhan akan tempat tinggal semakin meningkat. Banyak orang yang membutuhkan tempat tinggal sementara atau tempat tinggal yang terjangkau dan praktis, terutama para pekerja, mahasiswa, atau pendatang baru di suatu daerah. Rumah kos mampu memenuhi kebutuhan ini dengan menyediakan fasilitas yang sesuai, seperti kamar tidur yang nyaman, dapur bersama, dan area parkir yang memadai. Rumah kos memberikan fleksibilitas finansial kepada penyewa dengan membayar biaya sewa yang lebih terjangkau dibandingkan harus membayar harga pembelian rumah atau mengurus pinjaman bank. Selain itu, rumah kos juga menghilangkan tanggung jawab perawatan dan pemeliharaan properti yang biasanya menjadi tanggung jawab pemilik rumah. Dengan adanya permintaan yang tinggi, pasar rumah kos menawarkan peluang investasi yang menjanjikan bagi para pemilik properti. Banyak investor yang melihat potensi penghasilan yang stabil dan konsisten dari penyewaan rumah kos. Dalam beberapa kasus, investor bahkan memilih untuk membeli beberapa unit rumah kos dan mengelolanya sebagai bisnis properti yang menguntungkan.
- Rumah Kos Memiliki Capital Gain Tinggi
Capital gain yang didapatkan dari nilai properti rumah kos-kosan. Capital Gain adalah istilah dari kenaikan harga per tahun yang didapatkan di bidang investasi properti.
Kenaikan harga properti ini, biasanya didapatkan maksimal dalam kurun waktu yang sedikit panjang, dalam periode lebih dari lima tahun. Proses kenaikan yang tajam pada rumah kos ini tergantung dari lokasi strategis yang dimiliki oleh rumah kosan tersebut, atau fasilitas-fasilitas penunjang lainnya yang dapat menaikkan harga properti menjadi lebih tinggi dari kenaikan secara umum.
Misalnya, kemudahan akses yang didapat, terdapat fasilitas yang lengkap dari segi transportasi (akses tol dan trasnportasi umum), layanan umum, dekat dengan pusat perbelanjaan, dekat dengan suatu kawasan perkantoran, dekat dengan area kampus, dan berbagai faktor keunggulan lain yang dimiliki.
Biasanya, capital gain yang diperoleh oleh rumah kos ini lebih tinggi jika dibandingkan rumah ataupun hanya sekedar tanah kosong saja.
- Rumah Kos Memiliki Sebuah Capital Rate Yang Menarik
Rumah kos dapat memiliki capital rate yang tinggi dibandingkan dengan sebuah rumah yang disewakan atau sekedar menyewakan sebuah tanah kosong. Untuk Rumah kos tersendiri juga dapat memberikan sebuah capital rate di angka yang cukup tinggi sekitar 5-7%, jika dilengkapi dengan berbagai fasilitas lebih di dalamnya.
Jika kita tinggal di kawasan Jabodetabek, nilai lebih yang didapatkan untuk menaikkan harga sewa di rumah kos tersebut, diantaranya. Sudah disediakan fasilitas yang elgnkap di dalam kamar seperti, ranjang/kasur, lemari, meja kerja atau meja belajar, lemari pakaian, kulkas, kamar mandi di dalam kamar, air cooler (AC) untuk pendingin ruangan.
Selain itu memiliki berbagai fasilitas lainnya, seperti dapur bersama, plus paket laundry, fasilitas parkir mobil dan motor, serta pintu gerbang plus penjaga keamanan di pintu masuk dan keluar rumah kos tersebut yang dinlengkapi dengan CCTV.
Karena fasilitas lengkap tersebutyang terdapat pada beberapa rumah kos dengan konsep exclusive/mewah di Jabodetabek, menjadikan harga sewa tiap kamarnya menjadi tinggi. Bahkan ada beberapa yang dibanderol dari jutaan rupiah bahkan mencapai diatas sepuluh juta rupiah per bulannya dengan lokasi premium di tengah kota.
Selain memiliki berbagai keuntungan ataupun keuggulan, tentunya bisnis rumah kos juga memiliki beberapa kekurangan. Mari simak ulasannya berikut ini.
Kekurangan Yang Dimiliki Bisnis Rumah Kos
- Pemilik Rumah Kos Harus Bisa Manage Dengan Baik
Para pemilik rumah kos harus dapat me-manage usaha atau bisnis rumah kos nya dengan baik tentunya. Pertama pasti harus menyiapkan beberapa peraturan yang dapat mengatur dengan baik para penghuninya agar dapat menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama bagi para penghuni rumah kos tersebut.
Selain peraturan yang dapat menjaga ketertiban umum penyewa kamar kos, harus diberikan nilai lebih pada rumah kos. Sebagai contoh, pemilik rumah kos dapat memberikan pelayanan lebih dan kenyamanan bagi para penghuninya.
Seperti, menyediakan jasa laundry bagi penghuni rumah kos, memberikan jasa penjaga rumah kos untuk keamanan, orang yang membersihkan lingkungan serta fasilitas yang ada serta layanan lainnya yang dibutuhkan demi kenyamanan penyewa kos. Jadi, pemilik kos harus menyewa atau mempekerjakan orang lain untuk dapat memenuhi serta memberikan beberapa fasilias dan layanan pada rumah kos-kosan tersebut.
- Kadang Penyewa Membayar Telat Uang Kos-an
Terkadang pembayaran penghuni kos dapat telat, mundur atau tidak tepat waktu sejak tanggal mereka masuk atau menyewa ke unit kamarnya.
Kendala seperti pembayaran yang telat ini sering terjadi di kalangan penyewa mahasiswa yang belum memiliki penghasilan sendiri dan masih mengandalkan kiriman orang tuanya, atau para karyawan yang memiliki penghasilan tidak terlalu tinggi. Sebagai pemilik rumah kos, suatu saat akan menemui kendala seperti ini.
- Rumah Kos Dapat Sepi Jika Beberapa Fsilitas Ini Tidak Ada
Rumah kos dapat menjadi sepi dari penyewan dan tidak banyak diminati lagi jika beberapa fasilitas yang menjadi daya tarik dan nilai lebihnya pindah atau tutup. Misalnya, yang menjadi daya tarik rumah kos tersebut adalah dekat dengan area kampus, dekat dengan kawasan perkantoran, atau dekat dengan sebuah pusat perbelanjaan atau mall.
Misalkan saja kampus atau univesitas, kantor, pusat perbelajaan tersebut tutup atau pindah. Hal tersebut dapat terjadi, tetapi masih dalam prosentase kemungkinan yang sangat kecil. Karena sebagian besar baik pihak kampus atau Universitas, kantor Perusahaan ataupun sebuah pusat perbelanjaan telah memiliki tempat mereka sendiri (segi kepemilikan properti, tanah dan bangunan).
Demikian artikel kami, mengenai kelebihan dan kekurangan pada bisnis Rumah Kos atau Kos-kosan ini. Apakah Anda akan menjadi tertarik dengan bisnis Rumah Kos ini, dan mencobanya?
Untuk melihat informasi lebih lengkapnya, Sahabat NUA bisa kunjungi website kami di All Project NUA Properti dan dapatkan banyak penawaran yang menarik dan terbaik melalui WhatsApp Business kami.
Sumber: https://therumahproperty.com/kelebihan-dan-kekurangan-pada-bisnis-kos-kosan-atau-rumah-kos/

