Hai Sahabat Nua,
Bagi banyak orang mempunyai rumah baru dengan arsitektur bagus dan perabot lengkap merupakan idaman. tetapi bagi sebagian orang rumah bekas bisa menjadi pilihan untuk memiliki rumah idaman sendiri, salah satu penyebabnya adalah sahabat bisa mendapat rumah di lokasi bagus dengan harga miring. Selain itu, rumah bekas masih dapat ditata dan direnovasi lagi untuk layoutnya sesuai keinginan sendiri.
Membeli rumah bekas memang memiliki beberapa kelebihan, tapi semua barang bekas pasti juga memiliki banyak masalah. Beberapa masalah kemungkinan akan muncul saat sahabat memeriksa secara detil semua bagian rumah.
Maka dari itu membeli rumah bekas ada banyak hal yang perlu diperhatikan, berikut kami bagikan 7 tips membeli rumah bekas
- Tetapkan Anggaran

Business photo created by pressfoto – www.freepik.com
Dana untuk membeli rumah bekas memang tidak beda jauh dengan memeli rumah baru, cermati apakah keuangan sahabat selama sebulan dapat digunakan sebabagi DP atau angsuran?. Mungkin sahabat ingin membeli rumah dengan tunai, pastikan tidak ada ladi kebutuhan yang lebih diprioritaskan daripada rumah.
Selain dana untuk membeli, persiapkan juga budget untuk melakukan renovasi, rumah bekas pasti memiliki sesuatu yang mungkin membutuhkan perbaikan. Siapakan juga biaya untuk transaksi tambahan lainnya seperi pengurusan dokumen dan pajak atau uang komisi untuk sahabat yang membeli rumah dengan perantara.
- Periksa Kelengkapan Dokumen

Hand photo created by prostooleh – www.freepik.com
Periksa legalitas dan kepemilikan bangunan dengan cek dokumen pendukung seperti IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan SHK (Surat Hak Milik). Pastikan nama yang tercantum di dokumen-dokumen tersebut sesuai dengan KTP orang yang menjual rumah dan pastikan dokumen tersebut tidak bermasalah. Keabsahan dokumen pendukung bisa di cek di dinas pertanahan setempat.
Dokumen tersebut sangatlah penting, karena menyangkut legalitas hukum kepemilikan tanah dan bangunan. Jangan sampai rumah yang sahabat beli ternyata dalam sengketa dan masih rancu kepemilikannya.
- Perhatikan Kondisi Rumah

Car photo created by senivpetro – www.freepik.com
Untuk cek kondisi rumah, disarankan mengajak orang yang memang paham mengenai konstruksi bangunan guna mengetahui secara detil mengenai kondisi rumah bekas. Tanyakan usia bagunan dan perhitungkan apakah dengan kondisi lapangan normal memiliki usia tersebut. Periksa fondasi, struktur bangunan, dan atap apakah ada yang bermasalah, jika bermasalah masuk kategori ringan atau berat.
Periksa juga rumah memiliki cukup sirkulasi udara dan periksa juga struktur sanitasi apakah bagus atau tidak, juga menguji kelancarannya.
- Periksa Sumber Air Bersih

Air memang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia, jadi memeriksa sumber air sagat penting karena sahabat akan terus menerus dalam jangka panjang menggunakan sumber air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Pastikan air tersebut aman dan layak dikonsumsi juga untuk mandi dan mencuci.
Cek rumah tersebut menggunakan sumber air dari mana, jika melalui sumur pompa ukur sumber sumur tersebut dengan septic tank, jarak ideal minimal 10 meter agar tidak terkontaminasi bakteri dari limbah septic tank. Jika rumah tersebut menggunakan jenis PAM sahabat coba cek apakah pemilik sebelumnya punya masalah dengan tagihan air atau sering terjadi gangguan dari PAM.
- Periksa Sumber dan Aliran Listrik

Memeriksa sumber dan aliran listrik juga penting, sahabat tidak mau kan daya listrik rumah tidak dapat menampung daya dari alat elektronik yang akan diinstall, hasilnya kerap mengalami lonjakan arus listrik. Periksa juga instalasi kabel apakan ada kabel yang sudah terkelupas jadi rawan putus atau malah rangkaian instalasi listriknya tidak bagus dan membutuhkan perbaikan masif.
- Perhatikan Lokasi dan Lingkungan Sekitar
Pilih lokasi yang strategis yang dapat menjangkau pusat kota atau akses ke dalam dan luar kota dengan mudah. Hal lain yang penting adalah ketersediaan fasilitas umum di area rumah, seperti tempat ibadah, pasar, sekolah, rumah sakit, akses transportasi dan tempat lain yang menunjang kehidupan sehari-hari.
Isu lingkungan juga menjadi hal yang patut diperhitungkan, hindari lokasi rumah yang rawan bencana karena akan mendatangkan keburukan di masa depan. Kebutuhan manusia akan air tidak dapat terpisahkan, maka dari itu, pilih tempat yang memang mudah akses air bersih.
- Sediakan Waktu Untuk Berpikir
Setalah semua selesai urusan survey dan menemukan kecocokan dengan rumah tersebut serta sesuai dengan preferensi sahabat, berpikirlah lagi sebelum benar-benar mengambil rumah tersebut. Hal tersebut dimaksudkan untuk meyakinkan sahabat dan keluarga bahwa rumah yang telah di pilih cocok untuk menjadi tempat tinggal jangka panjang.

