
Rumah tumbuh atau growing house telah menjadi tren baru di Indonesia, karena konsep rumah tumbuh adalah rumah yang dibangun secara bertahap. Bagi para millenial konsep rumah ini menjadi solusi dalam membangun rumah impian yang memiliki keterbatasan dalam membangun rumah keseluruhan secara langsung. Konsep rumah tumbuh ini banyak diminati oleh pasangan muda atau keluarga yang berjumlah dua hingga empat orang karena bisa dilakukan dengan minim budget dan memaksimalkan lahan yang ada.
Keinginan untuk membangun rumah impian seringkali terbentur dengan biaya material dan ongkos pengerjaan. Apalagi, untuk pasangan muda, terburu waktu untuk menempatinya juga menjadi kendala tambahan. Solusi arsitektural untuk mengatasinya adalah dengan konsep rumah tumbuh. Pertimbangan anggaran pemilik rumah, serta skala prioritas. Pertumbuhan tersebut bisa berupa penambahan massa dan luas bangunan ke samping bila tanah cukup luas (jenis rumah tumbuh horizontal) ataupun peningkatan lantai bangunan terutama untuk bangunan di lahan terbatas (jenis rumah tumbuh vertikal).

Akan tetapi,
Apakah tidak repot membangun rumah secara bertahap?
Bukanlah lebih mudah membangun rumah sekaligus?
Dibangun secara bertahap? Apakah berarti rumahnya belum selesai dan tidak nyaman?

Pertanyaan-pertanyaan semacam ini kerap terpikir ketika mendengar konsep rumah tumbuh.
Dalam artikel ini, Sahabat NUA akan dijelaskan bagaimana cara membangun rumah tumbuh mengikuti perkembangan di tahun 2023 untuk proses pembangunan di tahun 2024 mendatang tanpa harus merasa terbebani atau merasa tidak nyaman. Dengan desain rumah tumbuh, properti Anda akan mengalami pertumbuhan dalam kapasitas dan tentu saja nilai jualnya pada masa mendatang. Simak tips berikut ini untuk perencanaan rumah tumbuh:
- Rencanakan Sejak Awal
Sebaiknya rencanakan konsep rumah pada awal perencanaan membangun hunian, apalagi pada lahan kosong. Matangnya perencanaan rumah tumbuh sejak awal sangat mempengaruhi kekuatan struktur bangunan yang akan dikembangkan pada tahap selanjutnya. Sebagai contoh, struktur rumah satu lantai akan sangat berbeda dengan struktur untuk rumah. Jika sejak awal sudah ada rencana untuk membangun dua atau tiga lantai, tetapi baru memiliki dana untuk membangun satu lantai, paling tidak struktur bangunan sudah disiapkan untuk kekuatan bangunan dua atau tiga lantai. Jadi, walaupun pembangunan rumah tumbuh berjalan tahap demi tahap, namun struktur bangunan sudah disiapkan dengan baik. Dalam pembangun rumah harus memperhatikan kualitas pencahayaan dan sirkulasi udara pada dalam rumah. Perencanaan rumah tumbuh yang baik sejak awal akan mengantisipasi masalah yang timbul nantinya termasuk kenaikan biaya di kemudian hari. Pastikan perancangan tersebut menyesuaikan dengan kemampuan finansial Anda. Sahabat NUA perlu menentukan prioritas yang paling mendesak. Bantuan jasa arsitek profesional, terutama yang pernah mendesain rumah tumbuh akan sangat bermanfaat untuk Anda dan dapat memberikan tips-tips yang relevan. NUA Properti Indonesia dapat membantu Sahabat NUA untuk melakukan perencanaan dalam membangun rumah tumbuh dan dapat membantu Anda untuk menghitung anggaran budget, agar pembangunan berjalan sesuai rencana untuk menghindari over budget.
- Berorientasi Pada Masa Depan
Keinginan untuk memiliki rumah tumbuh bukan sekedar ingin memiliki rumah idaman yang lebih besar. Hal penting yang harus dipikirkan pemilik rumah adalah kemungkinan penambahan anggota keluarga dan peningkatan kebutuhan ruang, seperti menambah kamar tidur, kamar mandi, atau memperluas dapur. Pemilihan Gaya dan Konsep sangat mempengaruhi bangunan agar tetap terlihat berkarakter dan tidak terlihat seperti ketinggalan jaman untuk jangka waktu di masa depan.
- Perhatikan Peraturan Pemerintah
Memang seperti halnya istilah rumah tumbuh berarti penambahan jumlah lantai (rumah tumbuh vertikal). Namun, batasan lantai dan ketinggian bangunan rumah dari Peraturan Pemerintah bisa menjadi permasalahan. Desain rumah tumbuh dapat disiasati dengan melakukan konsep Split Level agar bangunan rumah pada lantai atasnya tidak nampak terlalu tinggi. Rumah Split Level bisa didefinisikan sebagai gaya rumah dimana setiap lantai saling tergantung. Secara umum, biasanya ada dua tangga pendek yang menyambungkan dua lantai dengan ketinggian level yang berbeda, namun tidak membuat tampak rumah terlihat begitu tinggi.
- Cerdik dalam Menyiasati Fasad Bangunan
Meskipun rumah tumbuh seolah-olah belum selesai secara dalam tahap pembangunan, namun bukan berarti tampilannya berantakan. Setiap tahapan dan prosesnya harus selesai dengan baik dan menampilkan karya yang lengkap dan menampilkan estetikanya. Rumah tumbuh tahap 1 seharusnya sudah bisa ditinggali dan digunakan dengan nyaman dan pemilik rumah pun tidak perlu pindah ketika membangun rumah tumbuh tahap 2 atau seterusnya.
- Tahapan Pembangunan Tidak Menganggu Bangunan Yang Sudah Ada
Proses pembangunan rumah impian cukup melelahkan dan menyita waktu, apalagi pada rumah tumbuh, baik rumah tumbuh vertikal maupun rumah tumbuh horizontal. Pembangunan rumah tumbuh akan terus dilakukan sampai rumah benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan harapan. Namun, jangan sampai setiap tahapan mengganggu bangunan yang sudah ada dan bahkan mengganggu kegiatan penghuni di dalamnya. Jadi, perlu kejelian dalam memikirkan serta menentukan cara pembangunan rumah tumbuh tahapan selanjutnya.
- Tumbuh Tidak Hanya Ke Atas
Lalu, apa yang harus dilakukan jika batasan ketinggian dan jumlah lantai sudah maksimal dan sudah tidak ada lagi lahan yang tersisa? Sementara kebutuhan ruangan tambahan sangat diperlukan? Cerdiklah dalam menyiasati ruang yang sudah ada. Rancanglah furnitur multifungsi ataupun penggabungan ruang yang bisa digabungkan fungsinya.

Konsep rumah tumbuh menjadi solusi peningkatan kebutuhan di tengah keterbatasan dana dan lahan. Berbagai ide cemerlang bisa dituangkan dalam membangun rumah tumbuh dengan menyesuaikan budget dan keperluan keluarga. Cerdiklah dan bebaskan kreativitas sambil tetap berorientasi masa depan. Bangun rumah tumbuh idaman Anda tanpa pusing biaya dengan perencanaan matang yang membuat Anda sekeluarga nyaman saat pembangunannya.
Dari 6 Tips dan Trick diatas bisa kamu terapkan, jalankan dan konsultasi bersama NUA Properti Indonesia yang siap membantu memulai membangun rumah tumbuh impian kamu mulai dari Nol atau dari awal perencanaan, budgeting, desain bangunan, interior sampai pemilihan furniture hingga pengerjaan selesai, maka jangan ragu menghubungi NUA Properti untuk mewujudkan rumah tumbuh anti-mainstream versi Sahabat NUA.
NUA Properti Indonesia memiliki layanan end-to-end terbaik yang membantu proses pengerjaan dari awal sampai akhir dengan tim designer terbaik, tim konstruksi yang memahami kebutuhan dan keunikan klien.
Wujudkan rumah dan desain interior impian kamu, dengan merencanakan konsep rumah impian Sahabat NUA dari sekarang!
Untuk melihat informasi lebih lengkapnya, Sahabat NUA bisa kunjungi website kami di All Project NUA Properti dan dapatkan banyak penawaran yang menarik dan terbaik melalui WhatsApp Business kami.
Sumber; https://www.arsitag.com/article/desain-konsep-rumah-tumbuh

